2020

Second half of 2020

01:23
Hello and assalammualaikum,

If I am writing here after a long time,it would mean that - I am on the verge of doing my last minute assignment and I need to write just to express what is deep inside and to be okay again.This is my bad habit and I know,I know I should stop PRO-crastinate.

Sekejap saja,kita dah di pertengahan Julai.Saya harap penggal kedua 2020 ini membawa kebaikan dan kegembiraan.I read something about emotional differentiation,shared by a psychologist in twitter,and that changed the way I think.If we have no control about a situation then why do we let it consume our energy and affect our moods.Say no to negative things that are out of our capacity.I tried not to overthink things that is out of my control and that made me feel better.I do realized that I cannot be positive allll the way (that is toxic positivity,and someday it will consume me too).

To acknowledge that happiness come from within will also make you aware that you are what you feed your soul.Talking bout that I think I need to get myself a cup of hot green tea,with a spoon of honey and a slice of lemon.Yep,I will.

Alhamdulillah, so far my art journey has been so exciting as I stepped out of my comfort zone and started to use new medium which is acrylic.But,my love for watercolour will remain as always.It makes me happy that my orders are increasing and most importantly a lot of these lovely people are asking me to paint for their loved ones.Beautiful soul and hearts.May Allah bless them.

As I paint on canvases and papers,the designs that they desired,I keep reminding myself that I need to do my best as what I am projecting on the canvas is their act of showing their love and appreciation to their special ones (be it family,friends or their significant other).I only hope that everytime their loved ones lay their eyes on the paintings,it would remind them the love and memories that they had with that person.

I had my time of disappointment too, when the visuals of the painting that I desired did not turn out to be the same.But, it's okay,I can try again until I am satisfied with the outcome.Will try my best to deliver your happiness and love hehe.

This online learning works well for me,I think.I am enjoying it.Plus, I am blessed with good groupmates.I wish that I can ace this semester get higher grades than last semester (InsyaAllah,do pray for me).My prereg for the incoming semester was smooth,and I get to register myself in Clinical Psychology class which I intend to specialise in the future.InsyaAllah.

One thing about 2020 is that,despite the lockdown and adjusting to new norm,if it is still hard for you to find the blessings amidst of Covid-19, please do say Alhamdulillah as you are surviving this pandemic (if you are still reading this).The fact that we are still here,breathing, is a gift from God.Semoga kita selalu pilih untuk melihat kebahagiaan dalam sekecil-kecil perkara.

I will write about EEG and IMHRC in the coming post.Need to go back to psychology after so longgg.

Goodnight.




lapangan terbang

Terbang dan Gusar

02:25


Lapangan terbang selalunya menyimpan seribu satu rahsia hati.Gembira dan duka,tangis dan tawa,serta kegusaran yang bersarang dalam setiap hati.Ada yang gusar jika terlepas kapal terbang,ada yang gusar jika wajah yang dinanti di pintu ketibaan tidak muncul.Ada yang gusar melepaskan yang tersayang walaupun selalu dikatakan jauh di mata tetapi dekat di hati.Setiap langkah di lapangan terbang pastinya penuh hati-hati, kerana setiap diri itu akan meninggalkan atau ditinggalkan

Pagi itu perasaan bercampur baur.Ada segelumit perasaan yang sungguh gembira tetapi juga tersimpan sedikit gentar.Ini adalah pertemuan sekaligus perpisahan.

Wajah yang bakal terbang pergi ditilik dalam-dalam mencari ukir di hujung bibir namun sedar ada yang tersirat dalam bola mata.Walaupun segan mula bertapa di redup mata tetapi pelupuk mata sedar mungkin saja ini peluang terakhir untuk menatap fizikal.Ada gelora dalam jiwa, ada hati yang mulai terbit kerinduan walaupun jasad sang istimewa masih ada.Kerana diri sedar, beberapa jam lagi yang di hadapan ini akan terbang jauh mengejar impian.

 Lalu kegusaran kembali mengetuk pintu hati,gusar termangu sendirian.Percaturan antara hati dan minda semakin hebat.Minda katakan, ini hanyalah sebuah lagi agenda hidup.Hati dalam ruang yang semakin sesak di dasarnya sudah mula menongkah harapan, memujuk diri yang memang kita boleh terbang setinggi langit tetapi takdir akan selalu menjadi rahsia Tuhan.Lepaskanlah.Biar terbang bebas.

Bebaskah hati jika melepaskan?

Waktu terus berdetik,perlahan atau pantas itu semua atas perasaan.

Rakaman foto tidak akan pernah setara dengan rasa hati.Namun, foto akan terus ada mempamerkan keindahan pada ruang waktu itu.Foto memerangkap momen dan menyulam setiap rasa-rasa yang tersisa.Foto akan selalu ada dalam lipatan sejarah,walau hati berubah.

Kini sudah tiba waktu untuk segala yang terakhir.Senyum,tangis dan peluk.Di hujung senyum ada tangis yang ditahan di tubir mata, dalam dakapan erat yang terakhir ada bibir yang mengungkap rasa sayang.Dalam hiba masih ada gusar.Berkira-kira untuk melahirkan cinta dan kasih.Biarkan saja, kita tiada masa untuk berselindung di sebalik perasaan yang mencengkam jiwa.
Kalau tidak dizahirkan mungkin saja tiada lagi peluang dan ruang.

Gusar, pergilah jauh-jauh.Hati ini tidak daya untuk mengizinkan lagi ruang untukmu.

Farrah,
15 April 2020